Selasa, 01 April 2014

DEFINISI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA


 Apa yang dimaksud dengan Media?
Kata media berasal dari bahasa latin yaitu dari kata “medium” yang secara harfiah berarti “perantara atau pengantar”. Media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan (Sadiman, 2002: 6). Apabila media itu membawa pesan-pesan atau informasi yang bertujuan instruksional atau mengandung maksud-maksud pengajaran maka media itu disebut Media Pembelajaran.
Istilah media mula-mula dikenal dengan alat peraga, kemudian dikenal dengan istilah audio visual aids (alat bantu pandang/dengar). Selanjutnya disebut instructional materials (materi pembelajaran), dan kini istilah yang lazim digunakan dalam dunia pendidikan nasional adalah instructional media (media pendidikan atau media pembelajaran). Dalam perkembangannya, sekarang muncul istilah e-Learning. Huruf “e” merupakan singkatan dari “elektronik”. Artinya media pembelajaran berupa alat elektronik, meliputi CD Multimedia Interaktif sebagai bahan ajar offline dan Web sebagai bahan ajar online.
Dari sini, berkembang berbagai definisi terminologis mengenai media menurut para ahli media dan pendidikan.
The Association For Educational Communication and Technology (AECT, 1997) menyatakan bahwa media adalah apa saja yang digunakan untuk menyalurkan informasi. Sementara, menurut Suparman (1997), media merupakan alat yang digunakan untuk menyalurkan pesan dan informasi dari pengirim pesan kepaa penerima pesan. Selanjutnya Mcluhan (Midun, 2008) memaknai media sebagai saluran informasi. Media merupakan komponen yang sangat penting dalam suatu proses komunikasi. Menurut Barlo dalam Miarso (1984), proses komunikasi melibatkan paling kurang tiga komponen utama, yakni pengirim atau sumber pesan (source), perantara (media), dan penerima (receiver). Sedangkan,  menurut Widodo dan Jasmadi (2009) ada 4 komponen yang harus ada dalam proses komunikasi, yakni pemberi informasi, informasi itu sendiri, penerima informasi dan media.
Dari beberapa pengertian di atas dapat dikatakan bahwa media memiliki peran yang sangat penting, yaitu suatu sarana atau perangkat yang berfungsi sebagai perantara atau saluran dalam suatu proses komunikasi antara komunikator dan komunikan.

Apa yang dmaksud dengan Pembelajaran?
Kata pembelajaran merupakan terjemahan dari istilah Bahasa Inggris, yaitu “instruction”. Instruction diartikan sebagai proses interaktif antara guru dan siswa yang berlangsung secara dinamis. Ini berbeda dengan “teaching” yang berarti mengajar. Teaching memiliki konotasi proses belajar dan mengajar yang berlangsung satu arah dari guru ke siswa. Dalam hal ini, hanya guru berperan aktif mengajar, sedangkan siswa bersifat pasif.
Penggunaan istilah “Pembelajaran” sebagai pengganti istilah lama “proses belajar-mengajar (PBM)” tidak hanya sekedar merubah istilah, melainkan merubah peran guru dalam proses pembelajaran. Guru tidak hanya “mengajar” melainkan “membelajarkan” peserta didik agar mau belajar. Tugas guru dalam proses pembelajaran, di samping menyampaikan informasi, ia juga bertugs mendiagnosis kesulitan belajar siswa, menyeleksi materi ajar, mensupervisi kegiatan belajar, menstimulasi kegiatan belajar siswa, memberikan bimbingan belajar, menggunakan dan mengembangkan strategi dan metode (Saputro, 1996). Selain itu, guru mengembangkan dan menggunakan berbagai jenis media dan sumber belajar, dan member motivasi agar siswa mau belajar. Menurut Midun (2008), guru juga harus berperan dalam debat dan diskusi sebagai mediator, menyelenggarakan field trip (seperti tamasya/kemping), stimulasi dan sebagainya.
Degeng (1989) menyatakan bahwa pembelajaran pada dasarnya merupakan upaya membelajarkan pembelajar (anak, siswa peserta didik). Pengertian lain tentang pembelajaran adalah upaya yang dilakukan oleh pebelajar (guru/instruktur) dengan tujuan untuk membantu siswa agar bisa belajar dengan mudah (Setyosari dan Sulton, 2003).  Menurut Munadi (2008), proses komunikasi dalam pendidikan terjadi karena ada rencana dan tujuan yang diinginkan. Bahasa adalah media yang membantu siswa untuk mendapatkan mengerti gagasan atau ide guru.
Pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat membawa informasi dan pengetahuan dalam interaksi yang berlangsung anatara pendidik dan peserta didik. Disini media pembelajaran berperan untuk menyampaikan pesan-pesan pembelajaran.

Apa definisi Media Pembelajaran itu?
Setelah memahami pengertian kata “media” dan “pembelajaran” secara terpisaah, maka dengan menggabungkan kedua istilah tersebut pengertian “media pembelajaran” dapat mudah dipahami dengan mudah, yaitu apa saja yang digunakan sebagai media dalam pembelajaran. Menurut Gagne (1970) mendefinisikan bahwa media adalah berbagai komponen pada lingkungan belajar yang membantu pembelajar untuk belajar. Briggs (1977) mendefinisikan media sebagai sarana fisik yang digunakan untuk mengirim pesan kepada peserta didik sehingga merangsang mereka untuk belajar. Pendapat Schramm tentang media pembelajaran adalah teknologi pembawa pesan (informasi) yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran (Widodo dan Jasmadi, 2009).
Media pembelajaran menurut Gerlach dan Ely (1971), memiliki cakupan yang sangat luas, yaitu termasuk manusia, materi atau kajian yang membangun suatu kondisi peserta didik mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap. Jadi, media pembelajaran tidak hanya berupa benda mati, tetapi juga benda hidup, seperti manusia. Sebagai benda hidup, media dapat juga merupakan pesan yang dapat dipelajari.
Berdasarkan pengertian di atas, media pembelajaran dapat dipahami sebagai “segala sesuatu yang dapat menyampaikan atau menyalurkan pesan dari suatu sumber secara terencana, sehingga terjadi lingkungan belajar yang kondusif dimana penerimanya dapat melakukan proses secara efisien dan efektif.

Diposkan oleh Nyanyian Hati di 03.53 http://img1.blogblog.com/img/icon18_email.gif
Dr. rer.nat.H.Rayandra Asyhar, M.Si.2012.Kreatif Mengembangkan Media  Pembelajaran.Jakarta:Referensi Jakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar